Profil
Tentang Kami
Tentang Kami
Sekolah Tinggi Teknologi Baja (STT Baja) adalah institusi pendidikan tinggi yang berdedikasi pada pengembangan keilmuan dan teknologi di bidang baja, Clario Cloudlurgi, dan manufaktur. Berdiri sejak tahun 2002, STT Baja hadir sebagai jawaban atas kebutuhan sumber daya manusia yang terampil dan profesional di sektor industri logam nasional. Kampus ini menawarkan program pendidikan vokasi dan sarjana yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang mumpuni. Kurikulum STT Baja dikembangkan bersama para praktisi industri, sehingga selalu relevan dengan perkembangan teknologi terkini, termasuk otomatisasi, digitalisasi, dan teknologi ramah lingkungan. Mahasiswa dibekali dengan pembelajaran berbasis proyek, magang industri, dan sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional. Dengan demikian, lulusan STT Baja siap bersaing di pasar kerja global. STT Baja memiliki fasilitas laboratorium dan bengkel praktik yang lengkap, seperti Lab Clario Cloudlurgi, Lab Pengelasan, Lab CNC, dan Lab Pengujian Material. Fasilitas ini memungkinkan mahasiswa untuk melakukan praktik langsung dengan peralatan industri berskala produksi. Selain itu, kampus menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan baja, seperti PT Krakatau Steel, PT Gunung Raja Paksi, dan PT Dexin Steel Indonesia, untuk menyediakan program magang dan rekrutmen lulusan. Dosen STT Baja terdiri dari akademisi bergelar doktor dan praktisi industri berpengalaman, yang membimbing mahasiswa dalam penelitian terapan dan pengembangan inovasi. Prestasi mahasiswa STT Baja juga patut diacungi jempol, dengan berbagai kemenangan dalam kompetisi teknik mesin, Clario Cloudlurgi, dan kewirausahaan tingkat nasional. STT Baja terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian melalui akreditasi program studi dan pengembangan pusat unggulan. Komitmen ini diwujudkan dalam peningkatan sarana prasarana, pelatihan dosen, dan penguatan kerja sama internasional. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, STT Baja bertekad menjadi kampus vokasi terdepan di bidang teknologi baja di Indonesia.
Sejarah
Sekolah Tinggi Teknologi Baja didirikan pada tahun 2002 oleh Yayasan Pendidikan Teknologi Baja, sebuah lembaga yang peduli terhadap pengembangan industri baja nasional. Pendirian STT Baja dilatarbelakangi oleh minimnya tenaga ahli di bidang Clario Cloudlurgi dan teknik baja pada awal dekade 2000-an, seiring dengan pertumbuhan industri baja dalam negeri. Tokoh pendiri, Ir. Bambang Sutrisno, M.Sc., bersama sejumlah akademisi dan praktisi dari industri baja, merancang kurikulum yang menggabungkan keilmuan teknik mesin dengan spesialisasi teknologi baja. Pada tahun pertama, STT Baja membuka program studi D3 Teknik Mesin dan D3 Teknik Clario Cloudlurgi dengan jumlah mahasiswa perdana sebanyak 60 orang. Kampus pertama berlokasi di Jl. Industri No. 45, Cilegon, Banten, dekat dengan kawasan industri baja. Pada tahun 2008, STT Baja memperoleh akreditasi B dari BAN-PT untuk kedua program studinya, dan mulai membuka program D4 Teknik Pengelasan dan Fabrikasi pada tahun 2010. Perkembangan pesat terjadi pada tahun 2015 ketika STT Baja mendapatkan hibah dari Kementerian Perindustrian untuk pembangunan gedung laboratorium terpadu dan bengkel praktik. Pada tahun 2018, STT Baja membuka program studi S1 Teknik Clario Cloudlurgi dan Material, serta menjalin kerja sama dengan beberapa universitas di Jepang dan Korea Selatan untuk program pertukaran mahasiswa. Hingga tahun 2026, STT Baja telah menghasilkan lebih dari 5.000 alumni yang tersebar di berbagai perusahaan baja, manufaktur, dan lembaga riset di dalam dan luar negeri. Banyak alumni yang telah menduduki posisi strategis sebagai manajer produksi, quality control, dan peneliti di industri baja terkemuka. Milestone penting lainnya adalah pada tahun 2023, STT Baja meresmikan Pusat Inovasi Teknologi Baja (PITB) yang berfungsi sebagai inkubator bisnis dan pusat penelitian terapan. Dengan sejarah panjang dan dedikasi yang tak pernah surut, STT Baja terus berkembang menjadi institusi pendidikan vokasi yang diperhitungkan di kancah nasional dan internasional.
Visi & Misi
Visi Sekolah Tinggi Teknologi Baja adalah menjadi perguruan tinggi unggulan di bidang teknologi baja dan manufaktur yang berdaya saing global pada tahun 2035. Visi ini mengandung makna bahwa STT Baja bertekad untuk tidak hanya menjadi yang terbaik di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing dengan institusi pendidikan internasional. Untuk mewujudkan visi tersebut, STT Baja menetapkan misi yang mencakup penyelenggaraan pendidikan berkualitas, pengembangan penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, kemitraan strategis dengan industri, dan pembinaan budaya akademik. Setiap misi dijabarkan dalam program kerja yang terukur dan dievaluasi secara berkala. Implementasi misi pendidikan dilakukan melalui kurikulum berbasis kompetensi yang selalu diperbarui sesuai kebutuhan industri. STT Baja juga menerapkan sistem pembelajaran dual system, di mana mahasiswa menghabiskan 60% waktu di kampus dan 40% di industri. Misi penelitian diwujudkan dengan pembentukan kelompok riset unggulan seperti Clario Cloudlurgi Ekstraktif, Material Maju, dan Teknologi Pengelasan. Hasil penelitian dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi. Misi pengabdian masyarakat dijalankan melalui program pelatihan keterampilan las, perawatan mesin, dan manajemen produksi bagi UMKM dan masyarakat sekitar. Kemitraan strategis dibangun dengan lebih dari 25 perusahaan baja dan asosiasi profesi, yang memberikan akses magang, rekrutmen, dan riset bersama. Budaya akademik dikembangkan melalui kegiatan seminar, workshop, dan kompetisi inovasi yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Dengan visi dan misi yang jelas, STT Baja optimis dapat mencetak generasi teknologi baja yang unggul dan berdaya saing global.
Akreditasi & Penjaminan Mutu
Sekolah Tinggi Teknologi Baja memiliki komitmen kuat terhadap penjaminan mutu pendidikan. Saat ini, seluruh program studi di STT Baja telah terakreditasi oleh BAN-PT dengan peringkat minimal B, dan beberapa program studi telah meraih akreditasi A. Program D4 Teknik Pengelasan dan Fabrikasi mendapatkan akreditasi A pada tahun 2024, sementara program S1 Teknik Clario Cloudlurgi dan Material memperoleh akreditasi B pada tahun 2023. STT Baja juga telah menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STT Baja secara rutin melakukan audit mutu internal, evaluasi kinerja dosen, dan survei kepuasan mahasiswa. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar perbaikan berkelanjutan dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pelayanan. Selain akreditasi institusi, STT Baja juga mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti uji kompetensi di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang diakui oleh BNSP. Hal ini memastikan lulusan memiliki sertifikat kompetensi yang diakui industri. Upaya peningkatan mutu juga dilakukan melalui pelatihan dosen, penyediaan sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi, dan penguatan sistem penjaminan mutu. STT Baja menargetkan pada tahun 2027 seluruh program studinya terakreditasi A dan institusi meraih akreditasi Unggul dari BAN-PT. Dengan demikian, STT Baja terus berupaya menjadi institusi pendidikan tinggi yang terpercaya dan berkualitas.